Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Selama Trump & Netanyahu Masih Berkuasa, Iran tidak Akan Membuka Kembali Selat Hormuz

Penasihat politik Pemimpin Tertinggi Iran, Mohammad Baqer Zolqadr, menyatakan bahwa Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih berkuasa. Ia menyebut Trump dan Netanyahu sebagai figur yang harus diturunkan dari kekuasaan sebelum aksi pembalasan Iran dilakukan. Konflik Iran-AS-Israel mulai setelah serangan pada 28 Februari, diikuti serangan balasan Iran pada awal Maret. Pada Juni, kedua belah pihak menandatangani nota kesepahaman penghentian permusuhan, namun kesepakatan tersebut tidak bertahan lama. Saat ini, konflik belum selesai dan tidak ada pertempuran aktif, sementara AS mengandalkan tekanan ekonomi. Eskalasi konflik hampir sepenuhnya menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur penting untuk pasokan minyak global. Akibatnya, harga bahan bakar naik di sebagian besar negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait