Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Selisih Harga Rp18.000-an, Pertamina Waspadai Kebocoran Solar Subsidi

PT Pertamina Patra Niaga menyatakan sedang memantau risiko penyelewengan BBM solar subsidi akibat selisih harga yang signifikan. Solar subsidi dijual Rp6.800 per liter, sementara Pertamina Dex dijual Rp25.200 per liter, menciptakan selisih harga hingga Rp18.000 per liter. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menegaskan langkah pengawasan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan subsidi ini.

Menurut Mars Ega, selisih harga besar ini menjadi peluang bagi oknum untuk menyelundupkan penggunaan solar subsidi ke sektor yang tidak berhak. Berdasarkan Perpres 191/2014, BBM bersubsidi tidak boleh digunakan untuk sektor industri, termasuk angkutan perkebunan dan pertambangan. Laporan antrean angkutan yang diduga menyalahgunakan solar subsidi sedang ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Mabes Polri.

Pertamina menekankan komitmennya untuk menjaga agar hak masyarakat yang berhak menerima subsidi tetap terlindungi, sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Upaya pengawasan bersama satgas dan kepolisian di lapangan sedang diperkuat untuk mencegah kebocoran subsidi yang merugikan negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait