Seluk-Beluk Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di wilayah utara Nepal pada Rabu (26/08) menewaskan ratusan orang dan ribuan lainnya masih hilang. Dalam hanya 10 menit, air bercampur es, lumpur, dan batuan bergerak 20 km ke hilir, menghancurkan desa, jalan, jembatan, dan pembangkit listrik. Korban masih bertambah dan skala kehancuran belum pasti. Bencana terjadi tanpa peringatan dini, berbeda dengan tahun lalu. Lebih dari 30 jembatan dan 12 bendungan hancur. Tim penyelamat menggunakan helikopter untuk evakuasi, menghubungi India dan Cina untuk koordinasi. Ilmuwan menyebut runtuhnya gletser Langtang sebagai penyebab utama. Sistem peringatan dini masih terbatas dan banyak warga tinggal dekat sungai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.25
Banjir Bandang Nepal, 389 Orang Tewas, 10.000 Keluarga Kehilangan Rumah
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 10.50
Update Banjir Nepal: 392 Tewas dan 1.4678 Hilang, Ini Daftar 35 Negara yang Kehilangan Warganya
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 06.05
Update Banjir Bandang Nepal: Peringatan Baru, 2 Danau Terancam Jebol
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.45
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 95 Orang, 484 Masih Hilang
Berita terkait
Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang Usai Banjir Nepal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.53
Air Bah Raksasa yang Menggulung Nepal Diduga Setinggi 40 Meter
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.00
Sistem Peringatan Dini Kirim 600.000 Pesan ke HP Warga Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.55
Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.21