Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan

Otoritas Nepal dan China merilis peringatan risiko banjir susulan setelah danau yang terbentuk akibat tanah longsor di perbatasan Nepal-Tibet berpotensi jebol. Danau ini terbentuk dari tumpukan puing yang membendong sungai, dan airnya terus naik. Peringatan ini muncul setelah banjir bandang mengerikan yang menyebabkan 472 orang tewas, termasuk 469 di Nepal dan 3 di Tibet. Lebih dari 1.400 orang masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di wilayah yang dipenuhi puing. Otoritas Nepal memperkirakan permukaan air danau akan mencapai puncaknya sekitar 1 September, dengan volume air masuk mencapai 3 juta meter kubik dalam tiga hari ke depan. Hujan yang diprediksi akan memperparah situasi.

China juga memperingatkan bahwa danau di Tibet menghadapi risiko tinggi jebol dan mengalirkan air ke hilir, berpotensi menyebabkan kerusakan di Pelabuhan Gyirong dan wilayah lainnya. Video dron menunjukkan massa air cokelat yang menenggelamkan semak-semak dan menekan penghalang dari puing dan bebatuan. Perubahan iklim dianggap mempercepat mencairnya gletser, meningkatkan risiko banjir danau glasial.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait