Air Bah Raksasa yang Menggulung Nepal Diduga Setinggi 40 Meter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir mematikan di Nepal dikaitkan dengan tanah longsor di Pegunungan Himalaya yang menggulung air bah 40-49 meter. Tanah longsor siang hari menggulung daratan besar, es gletser, dan air dengan kecepatan 70 km/jam, menghasilkan energi setara gempa magnitudo 5,2. Longsor kedua terjadi tiga jam setelahnya, memicu kekhawatangan lereng tidak stabil dan bendungan alami berpotensi jebol. Perubahan iklim mempercepat pencairan es, meningkatkan risiko banjir di kawasan Himalaya. Sungai Bhotekoshi melonjak tiba-tiba pada 8 Juli 2025 akibat luapan danau gletser, dengan 358 tewas dan lebih dari 1.300 orang hilang, termasuk 476 turis asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.45
Gambaran Kronologi Banjir Nepal: Es Raksasa Jatuh Bikin "Gempa" M5,2
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 06.05
Update Banjir Bandang Nepal: Peringatan Baru, 2 Danau Terancam Jebol
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.25
Banjir Bandang Nepal, 389 Orang Tewas, 10.000 Keluarga Kehilangan Rumah
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 13.29
'Combo' Penyebab Banjir Bandang Nepal dan Alarm Perubahan Iklim Global
Berita terkait
Seluk-Beluk Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.31
Sistem Peringatan Dini Kirim 600.000 Pesan ke HP Warga Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.55
Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.21
Kisah Pilu Korban Banjir Bandang Nepal Kehilangan Keluarga di Depan Mata
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.59