Seminar Kurikulum Berbasis Cinta: Pesantren Didorong Cinta Alam lewat Kajian Kitab Kuning
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ditjen Pesantren Kemenag menggelar Seminar dan Lokakarya Kurikulum Berbasis Cinta di Pondok Pesantren An-Nur II Buluwalang, Malang, pada Sabtu (3/10). Kegiatan ini menekankan integrasi cinta alam dalam pembelajaran kitab kuning pesantren. Direktur Bina Dakwah Pesantren dan Pendidikan Nonformal Mahrus menyatakan kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi harus berkelanjutan, tidak hanya sebagai kegiatan seminar, tetapi terjalin dalam pengajian harian, kebiasaan santri, dan tata kelola pondok. Mahrus menegaskan pesantren tidak perlu mencari rujukan luar, karena kitab kuning sudah mengajarkan cara memperlakukan air, tanah, dan makhluk lain secara bertanggung jawab. Narasumber M. Faisol Fatawi, Guru Besar UIN Malang, memaparkan materi 'Merawat Cinta dalam Setiap Halaman Kitab Kuning' dengan fokus pada Panca Cinta: cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta Tanah Air.
Bagikan
Berita terkait
PBNU Luncurkan Tema dan Logo Hari Santri 2026
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 10.41
Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Mengajak Santri Melek Keuangan
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.05
Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.08
Jadi Waketum PBNU, Gus Ipang Dorong Pengembangan Technosantri
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 07.41