Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sepeda Dinilai Jadi Solusi Dekarbonisasi Transportasi Jakarta

Kualitas udara Jakarta masih melampaui ambang batas WHO dan standar nasional, terutama karena konsentrasi PM2.5. Bike to Work (B2W) Indonesia, Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), dan Koalisi Pejalan Kaki (KoPEKA) mendesak penggunaan sepeda sebagai solusi transportasi rendah emisi. Mereka menilai sektor transportasi berbasis bahan bakar fosil, khususnya kendaraan bermotor, menjadi sumber utama emisi dan pencemaran udara. Penggunaan sepeda untuk perjalanan first-mile dan last-mile diharapkan mengurangi emisi CO2 serta polutan seperti HC, CO, NOx, SOx, PM10, dan PM2.5, sekaligus menekan kepadatan lalu lintas.

Kelompok aktivis mendorong pemerintah memperkuat infrastruktur sepeda, termasuk jalur protektif yang terhubung aman antar-kawasan, fasilitas parkir sepeda, dan ruang bilas di gedung serta stasiun. Mereka juga meminta penegakan hukum terhadap kendaraan bermotor yang menyalahi jalur sepeda. Integrasi sepeda dengan transportasi massal seperti MRT, LRT, dan TransJakarta dinilai kunci pembentukan sistem mobilitas berkelanjutan menuju target net zero emission 2060.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memutuskan kebijakan akhir terkait jalur sepeda. Gubernur Pramono Anung Wibowo masih mempertimbangkan usulan penghapusan jalur sepeda di jalan protokol, sekaligus mendesaulangi pembahasan khusus fasilitas sepeda. Pembangunan jalur dilakukan berdasarkan tipologi jalan, volume kendaraan, dan perspektif ruang perkotaan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait