Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Riset ITB: Seandainya Jakarta Nol Emisi, Ibu Kota Tetap Tak Akan Bebas Polusi

Penelitian ITB tentang inventarisasi emisi di Jabodetabek menunjukkan bahwa meskipun Jakarta diberi skenario nol emisi, polusi udara tetap akan masuk dari wilayah sekitarnya seperti Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang. Simulasi dispersi udara mengungkapkan Jakarta masih menerima 26-54% (rata-rata 38,5%) PM2.5 dari luar. Hasil analisis di Jakarta Barat Februari-Desember 2025 menunjukkan konsentrasi rata-rata PM2.5 sebesar 34,1 μg/m³, jauh di atas baku PP 22/2021 (15 μg/m³), US-EPA (9 μg/m³), bahkan WHO (5 μg/m³). Transportasi diesel mendominasi sumber emisi di Jakarta (33,1%), diikuti bensin (26,2%), sulfat sekunder (20,4%), dan batubara (5,5%). Kesehatan masyarakat terdampak signifikan dengan penyakit jantung iskemik 37%, paru obstruktif kronis 27%, pneumonia 20%, dan ISPA 18% jika polusi terus meningkat.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait