Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

September Rawan Karhutla, Menhut Siap Optimalkan OMC dan Pasukan Darat

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan pemerintah siap menghadapi masa kritis kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada September. Menurutnya, September merupakan puncak musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran. Pemerintah akan memaksimalkan berbagai upaya penanganan termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), water bombing, dan penggunaan pasukan darat. Dalam rapat koordinasi di Palembang, Menhut bersama Kepala BNPB dan seluruh stakeholder daerah setempat membahas strategi penanggulangan Karhutla. Menhut menekankan pentingnya memanfaatkan jendela waktu yang tersedia untuk melaksanakan OMC sebagai upaya paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran. Prediksi BMKG menunjukkan kemungkinan hujan baru akan terjadi pada awal Oktober, sehingga September dianggap sebagai periode kritis yang harus ditangani dengan optimal. Selain OMC, strategi lain yang diterapkan meliputi water bombing menggunakan pesawat untuk menyiram area yang terdampak kebakaran, serta penggunaan pasukan darat untuk melakukan pembersihan lini makan dan pencegahan penyebaran api. Menhut juga mengimbau seluruh pihak terkait untuk tetap waspada dan siap siaga selama periode ini. Dengan kolaborasi antar instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat setempat, diharapkan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara efektif dan terkoordinasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait