Serangan Israel ke Lebanon Selatan Meningkat, UNIFIL Catat 208 Proyektil dalam Sehari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) melaporkan peningkatan signifikan aktivitas militer Israel di wilayah Lebanon selatan pada periode 5 hingga 16 Agustus 2026. Selama kurun waktu tersebut, UNIFIL mencatat rata-rata 137 proyektil per hari, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada akhir pekan, yakni 208 proyektil pada hari Sabtu dan 185 proyektil pada hari Ahad.
Eskalasi serangan ini memberikan dampak besar terhadap keselamatan warga sipil, memicu perpindahan penduduk, dan mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Di tengah situasi yang tidak menentu, UNIFIL tetap melaksanakan operasi lapangan seperti patroli keamanan, pembersihan bahan peledak, serta membantu penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak konflik.
Misi perdamaian UNIFIL saat ini diperkuat oleh lebih dari 10.000 personel dari 50 negara dengan mandat yang berlaku hingga 31 Desember 2026 sebelum penarikan bertahap. UNIFIL terus mendesak penghentian eskalasi militer demi menjamin keselamatan warga sipil di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.33
Suriah dan AS Tuduh Israel Serang Pangkalan Udara Idlib
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.10
Penjajah Israel Menggila dengan Meningkatkan Serangan ke Libanon Selatan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.03
Legislator Arab Saudi Kecam Penjajah Israel, Ini Alasannya
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.52
Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan 11 Orang, Hizbullah Janjikan Balasan
Berita terkait
Presiden Lebanon Dukung Perpanjangan Mandat UNIFIL
VOI · 8 September 2026 pukul 10.00
Sekjen PBB Sangat Prihatin dengan Eskalasi Operasi Israel di Lebanon Selatan
VOI · 9 September 2026 pukul 18.06
Dewan Keamanan PBB akan Memutuskan Masa Depan UNIFIL
VOI · 9 September 2026 pukul 07.00
PBB Peringatkan Serangan Israel di Lebanon Selatan Terus Berdampak pada Warga Sipil
VOI · 2 September 2026 pukul 17.00