PBB Peringatkan Serangan Israel di Lebanon Selatan Terus Berdampak pada Warga Sipil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan militer Israel di Lebanon selatan sejak 2 Maret berdampak signifikan pada warga sipil. UNHCR melaporkan lebih dari 350.000 orang masih mengungsi per 14 Agustus, sementara 860.000 orang telah kembali ke komunitas asal. Sekitar 23.000 orang masih tinggal di tempat penampungan kolektif. Pemerintah Lebanon menyatakan lebih dari 1 juta jiwa mengungsi selama eskalasi konflik. Gencatan senjata mulai 17 April tetapi serangan tetap dilanjutkan Israel dengan alasan tertentu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.37
Israel Makin Semena-mena, UE Akan Ganti UNIFIL dengan Misi Militer di Lebanon
Berita terkait
Dalam Sepekan, 1.030 Proyektil Ditembakkan Israel ke Lebanon Selatan
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 21.01
Pasukan UNIFIL Laporkan Peningkatan Tajam Aktivitas Militer Israel di Lebanon Selatan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 15.00
Presiden Lebanon Ingin Mandat Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Diperpanjang
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 10.00
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Meningkat, UNIFIL Catat 208 Proyektil dalam Sehari
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 05.09