Sering Terbangun Malam Hari? Dokter Peringatkan Adanya Sinyal Gejala Dini Alzheimer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi neurosains dari University of Liège, Belgia, menemukan bahwa mikro-terbangun (micro-arousals) di malam hari dapat menjadi sinyal gejala awal Alzheimer. Penelitian menggunakan EEG dan pemindaian PET pada lebih dari 500 partisipan menunjukkan korelasi antara jenis terbangun tertentu dengan penurunan fungsi kognitif. Fenomena ini dikaitkan dengan kerusakan protein tau di area locus coeruleus, struktur otak yang menjadi area pertama terkena Alzheimer. Meski menarik, temuan masih bersifat korelasi dan memerlukan pengujian laboratorium khusus karena perangkat pemantau tidur komersial belum mampu membedakan jenis mikro-terbangun tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Lari Lambat 10 Menit Cukup untuk Pacu Fungsi Otak dan Suasana Hati
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 09.29
Bukan Cuma Wangi! Ternyata Ini Alasan Medis Mengapa Lavender Ampuh Bikin Tidur Nyenyak
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.00
Mata Mengantuk Berat Akibat Begadang? Olahraga 20 Menit Ternyata Setara Tidur Siang 90 Menit!
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.05
Sering Susah Tidur? Stop Konsumsi 8 Makanan Ini di Malam Hari
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.25