Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat Jadi Ruang Aman Tanpa Bullying
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekolah Rakyat berkomitmen menjadi ruang aman bebas perundungan setelah satu tahun berjalan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan larangan terhadap 'tiga dosa besar pendidikan', yaitu perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi. Tenaga kependidikan diminta bertindak cepat dalam melaporkan dan mencari solusi jika ditemukan indikasi pelanggaran tersebut.
Gus Ipul menekankan pentingnya empati, kesabaran, dan keteladanan bagi tenaga kependidikan karena sekolah ini masih dalam tahap rintisan. Terkait kendala operasional, pemerintah berkomitmen memenuhi kekurangan SDM dan sarana prasarana secara bertahap, termasuk pengaturan jam kerja serta pemenuhan gaji dan tunjangan. Tenaga kependidikan diharapkan menjadi figur keluarga agar siswa merasa dicintai dan diperhatikan di rumah kedua mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 19.14
Wamensos Agus Jabo Kawal Kesiapan Tiga Daerah Ajukan Sekolah Rakyat
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.54
Penampilan Siswa Bikin Ortu Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Pede
kumparan · 30 September 2026 pukul 21.09
Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Lamandau Mulai Dibangun Tahun Ini
kumparan · 30 September 2026 pukul 16.58
Ketua MPR Temui Siswa Sekolah Rakyat Natuna: Semangat Belajar, Fasilitas Megah
Berita terkait
Wali Asuh & Asrama Sekolah Rakyat Se-Sulsel Ikrar Akan Kerja Totalitas
Detik.com · 25 September 2026 pukul 18.24
Mensos Lapor Presiden: Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.15
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Harus Dikawal sebagai Program Strategis
Detik.com · 10 September 2026 pukul 21.59
Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Merupakan Wujud Komitmen Presiden Prabowo Putus Rantai Kemiskinan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 03.45