Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Merupakan Wujud Komitmen Presiden Prabowo Putus Rantai Kemiskinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini menyasar kelompok prasejahtera atau 'the invisible people' yang selama ini luput dari pendataan negara dan pembangunan nasional.
Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding school di mana negara menanggung seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan harian siswa selama 24 jam. Kurikulum difokuskan pada pelatihan keterampilan (vocational training) dan bahasa asing agar lulusannya dapat menjadi pekerja terampil di dalam maupun luar negeri, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.55
Mensos Ungkap 4 Juta Anak Tak Bersekolah, Sekolah Rakyat jadi Komitmen Prabowo Buka Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin
Detik.com · 9 September 2026 pukul 21.02
Sempat Putus Sekolah, Siswi Lulusan SRT 53 Pontianak Ini Raih Beasiswa di UAG
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.30
Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar
kumparan · 9 September 2026 pukul 10.27
Kunjungi Sekolah Rakyat Pandeglang, Wamensos Dorong Siswa Wujudkan Cita-Cita
Berita terkait
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima 330 Siswa Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.23
Wamensos Dorong Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan Antargenerasi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.16
Wamensos: Negara Jemput Anak Keluarga Miskin untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 20.54
Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan ke Kemensos
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.41