Wali Asuh & Asrama Sekolah Rakyat Se-Sulsel Ikrar Akan Kerja Totalitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan wali asuh dan wali asrama Sekolah Rakyat se-Sulawesi Selatan mengikrarkan komitmen kerja totalitas, disiplin, dan penuh empati di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di BBPPKS Makassar, Jumat (25/9). Para pengasuh menyatakan kesiapan untuk diberhentikan jika terbukti melakukan pelanggaran, terutama terkait perundungan, kekerasan fisik, kekerasan seksual, maupun tindakan intoleransi.
Menteri Sosial menekankan bahwa wali asuh berperan sebagai kompas moral dan teladan bagi siswa yang memiliki latar belakang beragam, termasuk korban kekerasan serta penyandang masalah kesehatan fisik dan mental. Gus Ipul menginstruksikan agar seluruh pengasuh bekerja dengan integritas tinggi, taat kode etik, dan menggunakan hati dalam mendampingi anak-anak istimewa tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.15
Mensos Lapor Presiden: Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang
Berita terkait
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Harus Dikawal sebagai Program Strategis
Detik.com · 10 September 2026 pukul 21.59
Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Merupakan Wujud Komitmen Presiden Prabowo Putus Rantai Kemiskinan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 03.45
Mensos Ungkap 4 Juta Anak Tak Bersekolah, Sekolah Rakyat jadi Komitmen Prabowo Buka Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.55
Seskab Dorong Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar di Sekolah Rakyat
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 14.28