Setara Satu Bom Nuklir, di RI Masih Tersimpan 20 Kg Uranium
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengawasi stok uranium sebesar 20 kg yang masih tersimpan di PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki) meski operasional perusahaan telah terhenti. Zainal Arifin, Plt Kepala Bapeten, menyatakan jumlah tersebut setara satu bom nuklir sehingga memerlukan penanganan keselamatan yang ketat. Serah terima PT Inuki ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) belum terselesaikan. Bahan bakar reaktor nuklir di Serpong sudah habis dan tidak ada produksi lokal, pasokan tidak dapat dibeli dari negara lain karena hanya diproduksi oleh PT Inuki. Gedung 10 dan Gedung 60 milik PT Inuki masih memerlukan proses dekontaminai. Bapeten juga memantau risiko pemegang izin fasilitas nuklir yang mengalami permasalahan usaha atau kepailitan untuk memastikan keselamatan sumber radioaktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 17.55
Korut Bangun Fasilitas Pengayaan Uranium di Kompleks Nuklir Yongbyon
kumparan · 9 September 2026 pukul 17.08
Bahan Bakar Reaktor Nuklir Serpong Habis, Bapeten Soroti 20 Kg Uranium di INUKI
Berita terkait
Rusia Peringatkan Eskalasi Nuklir Usai IAEA Adopsi Resolusi Anti-Iran
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.04
Perlu Jadi Perhatian! Penyimpanan Limbah Radioaktif di RI Capai 88,5%
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.50
Perbanyak Senjata Nuklir Korut, Kim Jong-un Membangun Fasilitas Uranium Baru
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 13.43
Cegah Bahaya AI 'Kebablasan', OpenAI Siapkan Standar Laporan ke Publik
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 13.00