Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Perlu Jadi Perhatian! Penyimpanan Limbah Radioaktif di RI Capai 88,5%

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melaporkan bahwa kapasitas penyimpanan limbah radioaktif yang dikelola Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah terisi 88,5%. Kondisi ini menjadi perhatian serius dalam tata kelola keselamatan nasional karena ruang penyimpanan yang semakin terbatas.

Limbah tersebut berasal dari berbagai sektor, termasuk fasilitas medis, industri, instalasi nuklir, dan penelitian. Selain pengelolaan domestik, Bapeten juga menangani kontaminasi lintas negara, terbukti dengan pengembalian 24 kontainer ke Filipina dan 9 kontainer ke Angola pada 2025, serta pengawasan stok uranium 20 kg di PT Inuki.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait