Setelah Berperang selama 250 Hari, 5.000 Tentara AS Berpesta di Pattaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapal induk bertenaga nuklir USS Abraham Lincoln, yang telah berada di laut selama 250 hari tanpa singgah, baru saja berlabuh di Pattaya, Thailand, memberi istirahat bagi sekitar 5.000 awak kapalnya. Kapal ini berangkat dari San Diego pada November 2023 untuk misi enam bulan di Pasifik dan Laut Tiongkok Selatan, namun dialihkan ke Teluk Pasifik setelah operasi militer AS dan Israel melawan Iran dimulai pada akhir Februari 2024. Para pelaut yang kelelahan kini menjelajahi bar dan restoran di Pattaya, yang dikenal sebagai pusat kehidupan malam dan sejarah R&R selama Perang Vietnam. Namun, ketegangan dengan Iran dan penurunan wisatawan asing menyebabkan tempat-tempat hiburan malam di sini kehilangan banyak pelanggan, banyak di antaranya digantikan oleh keluarga dari Timur Tengah yang lebih tertarik pada penjual es krim daripada bar hiburan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 15.06
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Segera Tiba di Thailand
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.10
Kapal Induk AS Berkarat Usai 8 Bulan Tempur, Berlabuh di Tetangga RI
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.38
200 Hari Berlayar, USS Abraham Lincoln Akhirnya Berlabuh di Thailand
Berita terkait
Eksplorasi Thailand: Keseruan Liburan di Bangkok dan Pattaya
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 11.35
Kapal Induk Bawa 5.000 Tentara AS Merapat ke Tetangga RI, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 22.00
Mundur dari Perang Iran, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Akan Mampir di Dekat Indonesia
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 12.25
Ribuan Awak Kapal Induk AS Mulai Tumbang setelah 8 Bulan Perang Iran: Makanan Cuma Nasi dan Tortilla
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 05.46