Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Siap-Siap! Pelajar SMA Bernama Nyoman dan Ketut Bakal Terima Insentif

Pemerintah Provinsi Bali telah menyisihkan anggaran insentif bagi pelajar SMA/SMK yang bernama depan Nyoman dan Ketut dalam Pos Anggaran Perubahan APBD 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari dukungan program keluplan berencana empat anak (KB empat anak) yang diinisiasi Pemprov Bali untuk mempertahankan jumlah penduduk asli Bali yang semakin menyusut. Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan bahwa prioritas pemberian insentif ini ditujukan terlebih dahulu bagi pelajar dari keluarga berpendapatan rendah. Insentif khusus diberikan kepada anak ketiga dan keempat yang memiliki nama tradisional Nyoman dan Ketut, sesuai dengan pelaksanaan program KB empat anak yang sedang berjalan. Menurut data terbaru, hanya sekitar 4,5 persen dari total penduduk Bali yang berjumlah 4,4 juta jiwa yang masih menggunakan nama depan Ketut atau merupakan anak keempat dalam keluarga. DPRD Bali telah menyetujui keputusan untuk mengubah APBD 2026 guna mendanai kebijakan ini.

Berita terkait