Siap-Siap! Purbaya Ingin Kulik Potensi Kekurangan Pajak Korporasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengoptimalkan deteksi kekurangan pembayaran pajak korporasi menggunakan data perdagangan dari sistem Indonesia National Single Window (INSW). Pemerintah mengembangkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan big data untuk mengintegrasikan basis data ekspor-impor yang besar guna menghitung potensi kewajiban penerimaan negara setiap perusahaan secara otomatis.
Sistem ini akan melakukan cek silang antara aktivitas ekonomi riil dengan dokumen perpajakan seperti SPT dan pembayaran royalti. Selain memantau transaksi saat ini, teknologi AI ini memungkinkan pemerintah melakukan penelusuran data historis (trackback) untuk mengidentifikasi kekurangan pajak dari tahun-tahun sebelumnya dengan tingkat akurasi tinggi guna memperketat pengawasan pajak korporasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 10.40
Purbaya Bakal Pakai AI untuk Kejar Pajak
Berita terkait
Purbaya Mendadak Sidak Kantor LNSW, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.01
Purbaya Pamer Kinerja: Gagalkan Penyelundupan Emas-Underinvoicing
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.45
Apple Naikkan Harga iPhone Model Lama Setelah Rilis iPhone Baru
kumparan · 10 September 2026 pukul 13.30
Implementasi Coretax Mulai Berdampak, DJP Sebut Basis Pajak Bertambah 2 Juta di Tahun Ini
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 13.25