Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Siapa Ahmad Vahidi? Panglima IRGC yang Dituding Mendalangi Pengeboman Pusat Yahudi di Argentina

Ayatollah Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, mengeluarkan serangkaian dekret untuk melakukan perombakan besar-besaran terhadap jajaran keamanan dan militer negara, termasuk penunjukan kepala baru Badan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC), Staf Umum Angkatan Bersenjata, dan enam komandan senior lainnya. Perombakan ini juga mencakup pergantian kepemimpinan tinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dengan Mayor Jenderal Ahmad Vahidi ditunjuk sebagai komandan tertingginya, menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Mayjen Mohammad Pakpour yang tewas dalam konflik terbaru dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ahmad Vahidi, yang berasal dari provinsi Fars, bergabung dengan IRGC tak lama setelah Revolusi Islam 1979 dan bertugas di garis depan selama Perang Iran-Irak pada dekade 1980-an. Ia pernah memimpin organisasi intelijen IRGC dan kemudian menjadi komandan Pasukan Quds IRGC, salah satu posisi paling strategis dalam karier militernya. Selain dari jalan militer, Vahidi juga aktif di dunia politik, pernah menjabat sebagai wakil menteri pertahanan, menteri pertahanan, hingga menteri dalam negeri dalam berbagai periode pemerintahan antara 2003 hingga 2024.

Sebelumnya, Vahidi pernah memimpin Universitas Pertahanan Nasional yang bertanggung jawab atas pelatihan bagi personel militer dan keamanan. Pada Desember 2025, ia sempat menjabat sebagai wakil komandan IRGC di bawah komando Pakpour. Setelah kematian Pakpour, Vahidi resmi dilantik sebagai penerusnya, dengan pengumuman resminya disampaikan pada hari Senin. Saat ini, Vahidi dianggap sebagai figur sentral dalam komando militer baru Iran di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik bersenjata melawan AS dan Israel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait