Inggris Jatuhkan Sanksi Baru ke Rusia, Sasar Enam Bank hingga Kapal Tanker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Inggris mengumumkan paket sanksi baru menargetkan enam bank Rusia, enam kapal tanker yang dikategorikan sebagai armada bayangan, serta perusahaan yang mengimpor tantalum dan niobium — dua logam langka yang bisa dipakai untuk produksi persenjataan. Langkah ini bertujuan memotong aliran pendapatan minyak yang diduga membiayai perang Rusia di Ukraina. Menteri Luar Negeri Ed Miliband menegaskan tekanan akan terus ditingkatkan hingga tercapai perdamaian yang adil dan langgeng.
Paket sanksi mencakup 13 penetapan baru dan enam spesifikasi regulasi. Kapal-kapal tanker tersebut diduga digunakan untuk menghindari pembatasan negara-negara Barat. Sanksi juga menyasar rantai pasok industri yang mendukung kemampuan militer Rusia. Sejak invasi Ukraina pada 2022, Inggris telah menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 3.400 individu, entitas, dan kapal di sektor energi, perbankan, pelayaran, dan rantai pasok industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 20.23
Rusia Jual Cadangan Emas Buat Atasi Defisit Anggaran?
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.40
Aset Rusia Hasilkan Rp 28,9 Triliun, Uni Eropa Kirim Dana ke Ukraina
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.30
Siapkan Manuver Baru, Presiden Rombak Jajaran Petinggi Militer
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.10
Siaga Perang Menggila, Pasukan Rudal Korut Dikerahkan ke Rusia
Berita terkait
Rusia Ketiban Durian Runtuh, Pendapatan Minyak Cetak Rekor Rp49 Triliun di Tengah Perang Teluk
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.36
Rusia Tangkap Jenderal Seniornya di Tengah Perang Melawan Ukraina, Ada Apa?
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 09.03
Putin Warning Dunia, Sebut Nuklir Bisa Dikerahkan Jika...
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.00
Rendi Asal Natuna Dikabarkan Gabung Tentara Rusia dan Tewas di Perang Ukraina
kumparan · 30 September 2026 pukul 11.08