Sidang Tahunan MPR, Muzani Minta Kritik Tanpa Menghina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323779/original/019785100_1786674890-9356bd6f-79d1-409c-9593-6c446dd926e8.jpg)
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan pidato pembuka dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Muzani menyinggung pentingnya kebebasan berekspresi secara bertanggung jawab dalam dinamika demokrasi Indonesia.
Muzani menekankan bahwa demokrasi akan semakin kuat jika warga menyampaikan pendapat dengan argumentasi yang kuat, bukan dengan penghinaan. Ia mengakui bahwa perkembangan teknologi digital telah memperluas ruang demokrasi sehingga setiap warga dapat menyuarakan pendapat, memperoleh informasi, dan terlibat dalam perdebatan publik. Namun, teknologi yang sama juga dapat menyebarluaskan kebencian, fitnah, manipulasi, dan kabar bohong dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Muzani mendesak agar ruang publik tidak dipenuhi bahasa yang merendahkan martabat manusia. Ia menegaskan bahwa perbedaan politik seharusnya tidak merusak persahabatan atau memecah belah kekeluargaan. Muzani mengajak seluruh pihak membangun budaya politik yang beradab, yaitu keras dalam gagasan tetapi santun dalam penyampaian, teguh dalam pendirian tetapi terbuka dalam musyawarah, serta berani mengkritik tanpa menghilangkan kehormatan antarsesama.
Bagikan
Berita terkait
22 Tahun DPD, Sultan: Kritik Masyarakat Jadi Pengingat untuk Terus Berbenah
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.47
Jangan Utak-Atik Gathuk Ambang Batas Parlemen
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 18.32
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
JawaPos · 28 September 2026 pukul 15.45
Wamenkomdigi di Hari Bhakti Postel ke-81: Kita Harus Kuasai Teknologi Digital
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 08.00