Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sikapi Pidato Prabowo, Hasto Tegaskan Indonesia Sejak Merdeka Tak Kenal Kewarganegaraan Ganda

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Indonesia sejak kemerdekaan tidak mengenal kewarganegaraan ganda, demi menjaga prinsip loyalitas tunggal warga negara. Pernyataannya disampaikan sebagai respons atas wacana kewarganegaraan ganda yang mencuat pascapidato Presiden Prabowo Subianto. Hasto menjelaskan bahwa kebijakan ini berakar dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang dihadapkan pada dua kekuatan besar, sehingga memilih untuk menjaga kesatuan kewarganegaraan. Meski demikian, aturan kewarganegaraan telah mengalami revisi untuk mengakomodasi nasib anak hasil perkawinan campur antara warga Indonesia dan orang asing. Hasto menyatakan bahwa anak tersebut diberi hak untuk menentukan kewarganegaraan yang diinginkan setelah mencapai usia dewasa, yakni 18 tahun. Dengan demikian, kebijakan tetap menjaga prinsip loyalitas tunggal, sambil memberi fleksibilitas bagi kasus khusus yang melibatkan kewarganegaraan ganda.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait