Siklon 94 W, waspada cuaca ekstrem & gelombang tinggi di wilayah RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina yang memicu cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Indonesia pada 3-6 Agustus 2026. Sistem ini terpantau di koordinat 15,3 LU dan 124,7 BT, bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan angin maksimum 25 knot dan tekanan 1006 hPa. Keberadaannya memengaruhi pola angin nasional hingga 28 knot, membentuk konvergensi dan penumpukan massa udara basah di sejumlah wilayah.
Dampaknya berupa hujan sedang hingga sangat lebat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Gelombang tinggi 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Sumatra, dan selatan Jawa. Sementara Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafuru berpotensi mengalami gelombang sedang 1,25-2,5 meter.
BMKG mengimbau nelayan, pengguna transportasi laut, dan masyarakat pesisir untuk memantau informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir dan tanah longsor selama periode tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 18.52
Info BMKG: Perairan Bali Diterjang Gelombang Ekstrem 4 hingga 6 Meter!
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.50
Awas Hujan Lebat-Banjir Landa Wilayah RI, Begini Warning Terbaru BMKG
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.55
El Nino Datang Lebih Cepat, Kepala BMKG Jelaskan Penyebabnya
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.45
7 Provinsi Kena Peringatan BMKG Siaga 1 Efek Panas Mendidih Kemarau
Berita terkait
Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 21-24 September 2026
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 10.02
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 16 September 2026: Aceh dan Sumut Waspada Hujan Lebat
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 05.30
BMKG Sebut Tak Ada Cuaca Ekstrem Saat KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 16.10
Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Jawa Tengah, Ribuan Nelayan Berhenti Melaut
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.41