Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Sindikat Pembuat SIM Palsu Terbongkar, Sahroni: Jangan Cuma Berantas, Benahi Sistem SIM!

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung operasi Polri yang berhasil membongkar sindikat pembuatan SIM palsu di Kabupaten Siak, Riau, yang diamankan delapan tersangka dan lebih dari 500 lembar SIM palsu. Namun, Sahroni menekankan bahwa pembongkaran sindikat ini tidak cukup hanya sebagai operasi penyelundupan, melainkan harus diikuti dengan perbaikan sistem penerbitan SIM secara keseluruhan. Menurutnya, tingginya permintaan SIM palsu—dengan harga jual mencapai Rp750.000 untuk SIM A dan Rp550.000 untuk SIM C, jauh di atas tarif resmi—menunjukkan adanya kegagalan sistem yang mendasar, seperti proses penerbitan yang dianggap berbelit atau praktik pungli di tempat penerbitan resmi. Ia meminta Korlantas Polri untuk mengevaluasi kembali metode ujian SIM agar tetap menjamin kompetensi pengemudi, sekaligus memastikan ujian relevan dengan kondisi lalu lintas dan keamanan jalan saat ini, termasuk aspek kesiapan mental dan disiplin berkendara. Ditlantas Polda Riau juga menghimbau masyarakat agar selalu mengurus SIM melalui kanal resmi untuk menghindari risiko hukum dan kecelakaan akibat SIM tidak sah.

Berita terkait