Singapura Punya "Senjata" Keamanan Baru, Bobotnya 2.700 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) meluncurkan kapal patroli lepas pantai (OPV) kelas Sentinel pertama hasil kerja sama dengan galangan kapal Fassmer, Jerman. Kapal berbobot 2.700 ton ini dirancang untuk memperkuat keamanan maritim Singapura melalui respons taktis yang lebih terukur. Sentinel merupakan armada pertama dari empat kapal yang dipesan, diikuti oleh Guardian, Protector, dan Bastion, dengan pengiriman bertahap mulai tahun 2028 untuk menggantikan MSRV kelas Sentinel lama.
Kapal sepanjang 94,85 meter ini memiliki daya jelajah lebih dari 4.000 mil laut dengan kecepatan maksimal 23 knot. Spesifikasi teknis mencakup sistem propulsi diesel-elektrik, perlindungan balistik, serta persenjataan berupa meriam STRALES 76mm dan sistem RAFAEL 30mm. Selain itu, kapal dilengkapi sensor canggih seperti radar navigasi, kamera 360 derajat, dan laser penyilau untuk mendukung operasi keamanan bersama instansi pemerintah terkait.
Bagikan
Berita terkait
Jenderal Jerman Terpilih Jadi Bos Militer NATO, Pernah Sebut Rusia Ancaman Sangat Dekat
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 07.56
Singapura Kerahkan Robot AI untuk Menjaga Keamanan Publik
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 18.27
Jurus Singapura Bantu Rumah Tangga Berpenghasilan Menengah hingga Rendah
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.15
3 Kapal Tanker Terkait UEA Diserang, Iran Peringatkan Transit Selat Hormuz Tanpa Izin
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.34