Soal bantuan asing untuk NTT, Kemlu: Fokuskan pada kapasitas nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa penanganan dampak gempa bumi 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap mengedepankan kapasitas dan sumber daya nasional, sehingga bantuan asing belum diperlukan. Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi melalui upaya domestik. Namun, Indonesia tetap menyampaikan apresiasi atas perhatian dan tawaran bantuan dari negara-negara sahabat, termasuk China yang menyatakan kesediaan membantu sesuai kebutuhan. Menteri Luar Negeri Sugiono juga menyampaikan terima kasih langsung kepada duta besar negara sahabat atas solidaritas yang ditunjukkan. Isu bantuan untuk NTT akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan Menlu Sugiono dengan Menlu China Wang Yi dalam Dialog Komprehensif Strategis (CSD) Indonesia-China. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 71 orang tewas dan 398 ton bantuan yang terkirim selama periode 15-18 Agustus, dengan 165 ton logistik dikirim via udara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.43
Tolak Bantuan Asing untuk NTT, Kemlu RI: Terima Kasih atas Kepeduliannya
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 12.49
Update Jumlah Korban Gempa NTT: 72 Orang Meninggal, 82.691 Mengungsi
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.52
Waspada Gempa Susulan di NTT hingga 3 Pekan, Warga Diminta Tak Panik
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 09.00
Korban Gempa NTT Tak Makan Berhari-hari, Purbaya: Kayaknya...
Berita terkait
Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.56
Ada Korban Gempa NTT Tak Makan Berhari-hari, Purbaya: Kayaknya...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 09.00
Purbaya Soroti Minimnya Koordinasi Penanggulangan Gempa di NTT
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.28
Pemerintah Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Rp15 Juta hingga Rp30 Juta untuk Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.20