Soal Harga BBM Non Subsidi 1 Oktober 2026, Ini Jawaban ESDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi potensi penyesuaian harga BBM non-subsidi, seperti Pertamax, mulai 1 Oktober 2026. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi mengikuti harga pasar global dan dievaluasi secara rutin setiap tanggal 1 awal bulan oleh badan usaha.
Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia akibat kekhawatiran gangguan pasokan dari konflik AS-Iran. Data Refinitiv menunjukkan harga minyak Brent naik 1,5% menjadi US$106,9 per barel dan minyak WTI menguat 1,4% menjadi US$93,91 per barel. Meskipun ekspor minyak Timur Tengah meningkat, ketidakpastian negosiasi dan potensi eskalasi di Selat Hormuz tetap membayangi pasokan energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 September 2026 pukul 05.00
Populer: RI Kalah dari Vietnam Tarik Investasi; ESDM Setujui 95% RKAB 2026
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.02
Pemerintah Wanti-wanti Harga Pertamax cs Bakal Naik!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.58
Bahlil Terbitkan Atura Baru, Larang Perusahaan Tambang Pakai Jasa Anak Usaha
Berita terkait
Bahlil Klaim Cadangan BBM Aman hingga 21 Hari, Harganya Juga Tak Naik sampai...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.55
Tegas! Bahlil Sebut Lebih Pilih Dukung UMKM daripada Pengusaha Kakap
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.35
Aturan HPM Nikel Berubah, APNI Ingatkan Isu Keberlanjutan Tambang dan PNBP
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 22.00
Produksi Sumur Minyak Tua Digenjot
Detik.com · 17 September 2026 pukul 22.31