Soroti Judol hingga LGBTQ, DPRD Jabar Minta Pemprov Imbangi Pembangunan Fisik dan Moral SDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iwan Suryawan meminta Pemprov Jabar menyeimbangkan pembangunan fisik infrastruktur dengan pembinaan moral SDM. Ia menyoroti maraknya judi online, tawuran remaja, dan penyebaran kasus LGBTQ sebagai ancaman serius bagi generasi muda.
Data PPATK menempatkan Jawa Barat di posisi teratas nasional dengan 41.000 anak terlibat judi online bernilai transaksi Rp49,8 miliar. Dinkes Jabar juga mencatat lonjakan 9.625 kasus baru HIV pada populasi LGBTQ. Postur APBD Jawa Barat yang menembus Rp32,8 triliun dengan alokasi infrastruktur Rp5,1 triliun dinilai perlu diimbangi anggaran khusus penanganan krisis moral.
Iwan mengaitkan usulan ini dengan Perpres No. 111 Tahun 2025 yang mengategorikan penyebaran budaya LGBTQ dan judi online sebagai ancaman non-militer terhadap ketahanan nasional. Ia mengajak Gubernur Dedi Mulyadi dan DPRD mengalokasikan pos anggaran untuk pendidikan keagamaan dan pembinaan akhlak sejak dini.
Bagikan
Berita terkait
DPRD Takut Proyek Data Center AI BDx Sedot Habis Air-Listrik Warga
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 19.30
Gebuk Judol Kembali Dibuka, Masyarakat Bisa Laporkan Akun Judi Online hingga November
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 00.00
Pemerintah blokir 4,1 juta konten judol, tekan kejahatan transnasional
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 22.10
Komdigi Tangani 4,1 Juta Konten Judi Online, Meutya: Situs Akan Terus Bermunculan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 22.02