Soroti Kasus ISPA, Komisi IX Dorong Penetapan KLB di Wilayah Paling Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, meminta pemerintah menetapkan protokol darurat kesehatan dan status kejadian luar biasa (KLB) kabut asap di wilayah paling terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Permintaan ini sejalan dengan data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di beberapa provinsi. Per 25 Agustus 2026, Kalimantan Barat mencatat 165.747 kasus ISPA, Kalimantan Selatan 18.423 kasus, dan Kalimantan Tengah lebih dari 3.000 kasus dalam satu minggu. Riau juga melaporkan kenaikan kasus hingga 3.293 kasus. Sekitar 3,4 juta warga di tujuh provinsi terdampak Karhutla, dengan dampak kesehatan meliputi ISPA, asma, iritasi kulit, dan konjungtivitis. Yahya menekankan pentingnya penetapan KLB agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi, terutama di wilayah dengan kasus ISPA tinggi seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang masing-masing memiliki lebih dari 72.000 warga terpapar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.45
Atasi Karhutla, Bantuan Heli Jepang hingga Doa Minta Hujan
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 11.15
165 Ribu Kasus ISPA, Komisi IX Minta Kemenkes Tangani Dampak Karhutla
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.55
Balai Pengelolaan Hutan Apresiasi Kesiapsiagaan BMH Cegah Karhutla Meluas
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Kemenhut Beri Sanksi 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan, Beri Efek Jera
Berita terkait
Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turun Tangani ISPA Imbas Karhutla di Kalbar
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.35
Karhutla Picu 13.449 Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan Ratusan Tenaga Kesehatan
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 14.59
Legislator Sebut Tenaga Medis Kemenkes Segera Turun Atasi ISPA Buntut Karhutla
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.24
Kemenkes Ungkap Kualitas Udara Pontianak Paling Berbahaya Dampak Karhutla
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 22.08