Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Sri Untari Soroti Desil DTSEN, Ratusan Ribu Warga Berisiko Terlewat dalam Simulasi

Penentuan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat kritik dari Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno. Menurutnya, metode penentuan desil saat ini kurang akurat karena mengandalkan indikator fisik seperti kondisi rumah yang tidak selalu mencerminkan kemampuan ekonomi sebenarnya. Hal ini berpotensi menyebabkan ratusan ribu warga yang berisiko tidak teridentifikasi dengan benar dalam simulasi penentuan desil.

Sri Untari menyoroti bahwa rumah yang tampak bagus belum tentu dimiliki oleh penghuninya, melainkan bisa jadi warisan dari orang tua atau mertua. Akibatnya, warga yang sebenarnya tidak miskin bisa terletak di desil tinggi, sementara yang membutuhkan bantuan tidak terjangkau.

Akibat penentuan desil yang tidak tepat, program bantuan sosial dan kebijakan pemerintah berisiko tidak menyentuh sasaran yang benar. Sri Untari meminta pemerintah pusat menelaah kembali metode penentuan desil dengan menggunakan indikator yang lebih komprehensif dan akurat agar kategori masyarakat dapat ditentukan secara adil dan tepat sasaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait