Pemerintah Janji Perbaiki Data Desil Usai Banyak Diprotes
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia akan memperbaiki perhitungan desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang disusun BPS. Banyak masyarakat protes karena data tidak akurat, mengakibatkan pemerintah tidak dapat memberikan bantuan sosial yang memang dibutuhkan. Presiden Prabowo Subianto serta Kepala Bakom Muhammad Qodari menyatakan keluhan masyarakat akan diperlakukan serius untuk koreksi. Kepala BPS menjelaskan desil merupakan posisi relatif kesejahteraan keluarga, bukan ukuran tunggal ekonomi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sudah menyalurkan anggaran besar untuk perbaikan DTSEN, dengan harapan hasil tahun depan lebih akurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 15.41
Heboh soal Desil, Purbaya Ngaku Keluarin Rp7 Triliun Lebih buat Sensus dan Perbaikan DTSE
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.58
Purbaya Kejar Perbaikan Data Desil, Target Lebih Rapih di Tahun Depan
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.33
BPS Jelaskan Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja DTSEN
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.49
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Anggaran DTSEN Hampir Rp7 Triliun
Berita terkait
BPS Jelaskan soal Desil dalam DTSEN
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
Sudah Cek Desil DTSEN? Simak Juga Cara Ajukan Pembaruan Datanya
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.33
Potret Pekerja, Kondisi Ekonomi Tak Berubah tapi Desil Naik
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.34
BPS Ungkap Alasan Desil Tak Selalu Cocok dengan Kekayaan Warga: Bukan Ukuran Kondisi Ekonomi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.17