Studi 46 Negara Ungkap Banyak Perokok Belum Paham Bahaya Rokok bagi Jantung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi internasional yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open mengungkapkan bahwa pengetahuan perokok tentang bahaya rokok bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah masih sangat rendah. Studi yang menganalisis lebih dari 240.000 perokok di 46 negara selama periode 2002-2022 ini menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen responden mengetahui rokok menyebabkan kanker paru-paru, namun hanya sekitar 80 persen yang menyadari risiko penyakit jantung. Pemahaman tentang risiko stroke dan bahaya paparan asap rokok bagi orang non-perokok bahkan lebih rendah lagi. Yang memprihatinkan, pengetahuan ini nyaris tidak meningkat selama dua dekade terakhir meski berbagai kampanye pengendalian tembakau telah dilakukan.
Temuan ini menyoroti kesenjangan pengetahuan yang mengkhawatirkan mengingat merokok dikaitkan dengan lebih dari 2 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular di dunia setiap tahun. Selain itu, penggunaan tembakau secara keseluruhan menyebabkan lebih dari 7 juta kematian per tahun, termasuk lebih dari 1,6 juta di antaranya merupakan orang yang tidak merokok namun terpapar asap rokok. Studi juga mencatat ketidakkonsistenan di Eropa, di mana kesadaran meningkat di Belanda tetapi menurun di Jerman, Prancis, dan Rumania. Para peneliti dari ITC Project di University of Waterloo menekankan perlunya pemerintah memperkuat pendidikan publik secara berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Terapi Pengelolaan Berat Badan Dapat Memberikan Perlindungan Terhadap Jantung
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 09.36
Sering Dikira Masuk Angin, Ini Gejala Serangan Jantung yang Wajib Diwaspadai
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 09.30
8 Makanan Tinggi Kandungan Omega-3 yang Baik untuk Tubuh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 05.29
5 Manfaat Oat, Baik untuk Kesehatan Jantung
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 06.11