Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Studi 46 Negara Ungkap Banyak Perokok Belum Paham Bahaya Rokok bagi Jantung

Studi internasional yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open mengungkapkan bahwa pengetahuan perokok tentang bahaya rokok bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah masih sangat rendah. Studi yang menganalisis lebih dari 240.000 perokok di 46 negara selama periode 2002-2022 ini menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen responden mengetahui rokok menyebabkan kanker paru-paru, namun hanya sekitar 80 persen yang menyadari risiko penyakit jantung. Pemahaman tentang risiko stroke dan bahaya paparan asap rokok bagi orang non-perokok bahkan lebih rendah lagi. Yang memprihatinkan, pengetahuan ini nyaris tidak meningkat selama dua dekade terakhir meski berbagai kampanye pengendalian tembakau telah dilakukan.

Temuan ini menyoroti kesenjangan pengetahuan yang mengkhawatirkan mengingat merokok dikaitkan dengan lebih dari 2 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular di dunia setiap tahun. Selain itu, penggunaan tembakau secara keseluruhan menyebabkan lebih dari 7 juta kematian per tahun, termasuk lebih dari 1,6 juta di antaranya merupakan orang yang tidak merokok namun terpapar asap rokok. Studi juga mencatat ketidakkonsistenan di Eropa, di mana kesadaran meningkat di Belanda tetapi menurun di Jerman, Prancis, dan Rumania. Para peneliti dari ITC Project di University of Waterloo menekankan perlunya pemerintah memperkuat pendidikan publik secara berkelanjutan.

Berita terkait