Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Subsidi Energi Masih Berbasis Komoditas, Begini Bahayanya Bagi RI

Subsidi energi Indonesia masih berbasis komoditas, tidak terikat pada penerima manfaat. Ketika harga energi naik, anggaran APBN menjadi rentan mengalami perubahan dan subsidi yang disiapkan tidak cukup. Pemerintah harus mengandalkan kompensasi untuk menutup selisih dan menghindari pembayaran tidak adil. Anggaran subsidi BBM jenis tertentu 2027 Rp28,7 triliun naik 8,71% dari 2026 Rp26,4 triliun. Subsidi energi total 2027 Rp272,94 triliun naik 20,1% dari 2026 Rp227,25 triliun. Subsidi LPG 3 kg Rp114,1 triliun naik dari Rp90,4 triliun, subsidi listrik Rp130,1 triliun naik dari Rp110,4 triliun.

Berita terkait