Anggaran Subsidi Energi Naik 20 Persen Jadi Rp272,94 di di RAPBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi energi sebesar Rp272,94 triliun dalam RAPBN 2027, naik 20,1% dari outlook 2026 yang sebesar Rp227,25 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk tiga sektor utama: subsidi listrik sebesar Rp130,1 triliun, LPG 3 kg senilai Rp114,1 triliun, dan BBM jenis tertentu sebesar Rp28,7 triliun.
Kenaikan anggaran ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, fluktuasi harga minyak mentah (ICP) akibat konflik geopolitik global, serta peningkatan biaya pokok penyediaan (BPP) dan volume listrik bersubsidi. Untuk BBM dan LPG, perhitungan menggunakan asumsi parameter ekonomi tertentu dengan subsidi tetap minyak solar sebesar Rp1.000 per liter.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.09
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20,1 Persen Jadi Rp272,95 Triliun
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.38
Ekonomi Indonesia di HUT ke-81: Prabowo Optimistis, Warga Kencangkan Ikat Pinggang
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.10
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20% Jadi Rp 272,9 Triliun
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 00.40
Menkeu Pastikan: Mungkin Salah Ketik
Berita terkait
Puan Pimpin Rapat Paripurna Persetujuan DPR soal RAPBN 2027
Detik.com · 29 September 2026 pukul 16.51
Jelang Pengesahan di Paripurna DPR, Ini Poin-Poin RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 06.55
Banggar DPR RI sepakati asumsi makro dan postur RAPBN 2027
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 16.28
DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi BBM-LPG Jadi Rp261,5 T di 2027
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.00