Superioritas Intelijen Iran Mampu Jegal Pemberontakan yang Diskenariokan Mossad dan CIA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengklaim telah mencapai keunggulan intelijen total di wilayah barat lautnya, menurut dua pejabat senior. Mereka memperingatkan musuh agar tidak melakukan kesalahan perhitungan di kawasan tersebut. Klaim ini muncul di tengah kekhawatiran akan adanya pemberontakan yang diduga diskenariokan oleh Mossad dan CIA.
Brigadir Jenderal Mohammad Karami, komandan Angkatan Darat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menyatakan pasukan yang ditempatkan di daerah operasional barat laut siap menghadapi kesalahan perhitungan musuh dan kelompok teroris. Ia menyebut pasukan Pangkalan Hamzeh Seyed al-Shohada memiliki kombinasi iman, teknologi modern, dan kemampuan ilmiah. Karami memperingatkan bahwa pasukan Iran siap mengubah wilayah itu menjadi kuburan massal bagi tentara bayaran. IRGC juga menyatakan markas kelompok teroris di Sulaymaniyah, Irak, telah dihantam.
Anggota parlemen Hassan Ghashghavi, juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen, menegaskan kembali keunggulan intelijen penuh Iran di tengah pergerakan permusuhan di daerah perbatasan. Pernyataan ini menegaskan kesiapan Iran menghadapi ancaman dari luar.
Bagikan
Berita terkait
Terungkap, CIA dan Mossad Kesulitan Melacak Mojtaba Khamenei karena Tak Gunakan Ponsel
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 13.55
Turki Tuding Mossad Merekayasa Plot Iran untuk Membunuh Trump
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 16.20
Gagal Gulingkan Rezim Iran, Kepala Mossad Copot Para Pejabat Senior
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 17.27
Iran Tangkap 21 Tentara Bayaran Mossad
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 10.33