Terungkap, Erdogan Jegal Operasi Rahasia Mossad dan CIA Gulingkan Rezim Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Surat kabar The Telegraph melaporkan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berhasil menghentikan rencana rahasia Mossad dan CIA untuk menggulingkan rezim Iran. Rencana tersebut, yang diusulkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Presiden AS Donald Trump pada Februari, melibatkan serangan terhadap perbatasan barat Iran oleh ribuan milisi Kurdi dari Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) dengan dukungan udara AS. Erdogan menolak rencana ini karena takut kehadiran pasukan Kurdi bersenjata akan mengancam stabilitas perbatasan timur Turki dan menjadi lawan politiknya. Akibat intervensi Erdogan, operasi yang dianggap salah satu upaya pergantian rezim paling ambisius tersebut gagal mencapai tujuannya. Trump sebelumnya mengklaim pergantian rezim Iran telah dilakukan dua kali, namun laporan ini menyoroti kegagalan strategi intelijen gabungan Israel-Amerika yang dikendalikan oleh kebijakan Erdogan.
Bagikan
Berita terkait
Turki Tuding Mossad Merekayasa Plot Iran untuk Membunuh Trump
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 16.20
Trump Ganti Pesawat karena Ancaman Iran, Pejabat Turki Sebut Rekayasa Israel
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.35
Gagal Gulingkan Rezim Iran, Kepala Mossad Copot Para Pejabat Senior
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 17.27
Iran Tangkap 21 Tentara Bayaran Mossad
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 10.33