Survei IDM: 82,7% Publik Percaya Transparansi Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menilai kinerja Danantara Indonesia dalam satu setengah tahun berdirinya. Sebanyak 87,1 persen responden menilai pendirian Danantara sesuai mandat sebagai dana kekayaan negara, sementara 10,5 persen menilai belum sesuai dan 2,4 persen tidak memberikan jawaban. Terkait transparansi tata kelola khusus investasi oleh BPI Danantara, 82,7 persen responden merasa lembaga tersebut transparan, 12,9 persen tidak percaya, dan 4,4 persen tidak menjawab. Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman menyampaikan bahwa tingginya tingkat kepercayaan publik menjadi sinyal optimisme terhadap peran Danantara dalam pengelolaan aset dan investasi negara. Selain itu, 70,8 persen responden percaya BPI Danantara dapat berperan sebagai instrumen stabilitas ekonomi nasional jangka panjang, sementara 27,3 persen tidak percaya dan 1,9 persen tidak memberikan jawaban. Dedy menekankan bahwa tingkat kepercayaan publik merupakan salah satu penilaian utama dalam mengukur legitimasi dan penerimaan masyarakat terhadap sebuah institusi bisnis. Survei juga mencatat bahwa 80,7 persen responden puas dengan kinerja BPI Danantara dalam 1,5 tahun terakhir, 17,3 persen tidak puas, dan 2 persen tidak memberikan jawaban.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Ungkap Potensi Optimalisasi Ekspor SDA Rp 88,68 Triliun per Tahun
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.30
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi untuk Perkuat Ekonomi Nasional
VOI · 5 September 2026 pukul 12.00
Poltracking: Mayoritas Masyarakat Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 04.00
Danantara Dorong Investasi Berkualitas dan Transformasi BUMN
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.45