Syarat Ekonomi Tumbuh 8%, Ekonom: Tahun Ini Harus Dekati 6%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonom senior Piter Abdullah menekankan bahwa Indonesia harus mencapai pertumbuhan ekonomi minimal 6% pada tahun 2026 untuk bisa menargetkan 8% dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, jika ekonomi tumbuh 6% di 2026, maka tahun berikutnya bisa naik ke 7%, dan setelahnya mencapai 8%. Target ini menjadi penting mengingat realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 baru mencapai 5,61% yoy dan kuartal II-2026 sebesar 5,29% yoy, sehingga akselerasi signifikan diperlukan pada semester kedua.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan dua kebijakan utama untuk mendorong pertumbuhan. Pertama, pemerintah menyuntikkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp70 triliun ke bank-bank pelat merah (Himbara), dengan Rp40 triliun sudah ditempatkan dan Rp30 triliun sisanya akan menyusul pekan depan. Kedua, pemerintah akan membatasi bunga deposito lembaga keuangan khusus (SMV) menjadi 80% dari suku bunga Bank Indonesia, sehingga perbankan dapat menurunkan bunga kredit dan mendorong pinjaman. Kebijakan ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan kuartal III dan IV-2026 menuju level 6%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 08.15
Purbaya Bakal Jor-joran Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
ANTARA News · 4 Agustus 2026 pukul 13.45
Penjualan mobil naik, Menkeu yakin daya beli domestik tetap terjaga
Berita terkait
SBY Respons Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
SBY Nilai Arah Ekonomi Prabowo Makin Jelas, Target Pertumbuhan 6% Dinilai Ambisius
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.33
SBY: Target Pertumbuhan 6% Ambisius, Tapi Bukan Berarti Tidak Bisa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.32
Purbaya Tetapkan Syarat Pengenaan Pajak Baru Tahun Depan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.48