Tak Bisa Disangkal! RI Penggerak Harga Komoditas Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menyatakan Indonesia mampu memengaruhi harga komoditas global seperti nikel, tembaga, dan timah. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa dominasi pasokan nikel Indonesia sebesar 60 hingga 65 persen dunia memberi kemampuan untuk mengontrol harga nikel di pasar internasional. Menurutnya, penguasaan pangsa pasar dan tata kelola produksi nasional menjadi faktor utama dalam dinamika harga ketiga komoditas tersebut.
Untuk tembaga, meskipun pangsa pasar Indonesia hanya sekitar lima persen, terhentinya operasional PT Freeport Indonesia beberapa waktu lalu berdampak langsung pada kenaikan harga tembaga global hingga mencapai US$15.000 per ton. Tri menambahkan bahwa penurunan kapasitas produksi nasional akibat penutupan operasional Freeport membuat harga tembaga cenderung naik di pasar global.
Sedangkan untuk timah, harga mencatatkan kenaikan signifikan dari US$6.500 per ton pada 2007 menjadi US$55.000 hingga US$56.000 per ton pada 2025. Kenaikan ini didorong oleh kebijakan penertiban tambang ilegal dan perbaikan tata kelola di dalam negeri. Pemerintah terus memperkuat tata kelola dan efisiensi rantai pasok untuk menjaga daya saing industri pertambangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 10 September 2026 pukul 08.45
Harga Komoditas Hari Ini: CPO dan Batu Bara Melemah
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 11.47
Perpres 79/2026 Jadi Tonggak Baru Tata Kelola Pertambangan PT Timah
kumparan · 9 September 2026 pukul 09.35
Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik 1 Persen, Batu Bara-Timah Turun Tipis
Berita terkait
Laba TINS Terbang 805% Jadi Rp2,71 T, Manajemen Ungkap Rahasianya
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.15
Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun Sepanjang Agustus, Perkuat Fondasi Menuju BMKS
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 17.26
Bukan Sekadar Jual-Beli Timah, Transaksi JFX Bisa Jadi Senjata Bentuk Harga Indonesia
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.55
Harga Komoditas: Batu Bara-Timah Naik, Nikel Turun
kumparan · 4 September 2026 pukul 08.37