Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Sekadar Jual-Beli Timah, Transaksi JFX Bisa Jadi Senjata Bentuk Harga Indonesia

Perdagangan timah ekspor melalui Jakarta Futures Exchange (JFX) mencatat transaksi senilai Rp4,06 triliun dengan volume 4.210 lot pada Agustus 2026. Aktivitas tertinggi terjadi pada 23–29 Agustus 2026 dengan volume 1.405 lot dan nilai Rp1,34 triliun, naik 65,29% dari pekan sebelumnya. Harga rata-rata timah turun 1,54% sejalan dengan penurunan di LME dari US$55.891 ke US$55.223 per ton. Direktur Utama JFX Yazid Kanca Surya menyatakan ekosistem pasar timah sudah 99% transaksi melalui JFX sepanjang 2025, menjadi fondasi untuk mempercepat kesiapan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang beroperasi 1 Januari 2027. Infrastruktur perdagangan meliputi kliring, penyelesaian transaksi, pengawasan, dan pelaporan. Data perdagangan juga menghasilkan rekam jejak harga untuk pembentukan harga komoditas strategis dalam negeri.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait