Tak Cuma Emas, Tambang Freeport Ini Bisa Hasilkan 7 Miliar Pon Tembaga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) sedang mengembangkan tambang bawah tanah terbaru bernama Kucing Liar di Mimika, Papua Tengah. Proyek ini memiliki nilai investasi total sebesar Rp72 triliun, dengan sudah terinvestasi sekitar Rp25 triliun hingga kini. Menurut Presiden Direksinya Tony Wenas, tambang ini diproyeksikan akan menghasilkan lebih dari 7 miliar pound tembaga dan 6 juta ounces emas sepanjang masa operasinya. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu sumber produksi utama perusahaan di masa depan.
Dalam sambutannya di upacara HUT ke-81 RI, Tony Wenas menekankan bahwa investasi ini menunjukkan komitmen Freeport Indonesia untuk tetap berkembang meskipun di tengah masa pemulihan. Untuk mendukung operasional tambang bawah tanah Kucing Liar, perusahaan juga telah mengajukan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang saat ini akan berakhir pada 2041. Jika disetujui, operasi pertambangan akan berlangsung seumur hidup tambang.
Tony menjelaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan konservasi pertambangan, menjaga keberlanjutan investasi jangka panjang, dan mempertahankan lapangan kerja bagi sekitar 30.000 pekerja. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat mempertahankan kontribusi keuangan kepada negara yang mencapai puluhan hingga ratusan triliun rupiah setiap tahunnya, serta mendukung program pengembangan masyarakat di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.57
Tambang Baru Freeport Rp 72 T Beroperasi 2029, Simpan Harta Karun Segini
Berita terkait
Luar Biasa! Tambang Baru Freeport Ini Bisa Hasilkan 6 Juta Ons Emas
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.45
Garap Proyek Tambang Baru, Freeport Bakal Kocek Rp 71,2 Triliun
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.30
Freeport Setor Rp 75 Triliun ke RI Sepanjang 2025
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.00
Freeport Targetkan Kontribusi ke Negara Tembus Rp 47 Triliun di 2026
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.50