Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Jaga Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan bahwa penanggulangan tuberkulosis (TB) harus dilihat tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga dampaknya pada produktivitas masyarakat dan ketahanan ekonomi keluarga. Dalam kunjungan kerjanya ke RSUD dr. Soekardjo di Tasikmalaya, ia menyatakan bahwa pelayanan bagi warga terduga TB merupakan kewajiban Pemda sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan.

Sayangnya, cakupan Kelurahan Siaga TB di Kota Tasikmalaya baru mencapai 49 persen, setara dengan 34 dari total 70 kelurahan. Wiyagus mendorong peningkatan cakupan hingga seluruh kelurahan dapat dilayani, terutama melalui optimalisasi anggaran untuk penemuan kasus aktif.

Durasi pengobatan TB yang berlangsung tiga hingga enam bulan berpotensi mengganggu produktivitas pasien, terutama jika kepala keluarga terpaksa berhenti bekerja. Hal ini langsung mempengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga. Wiyagus berharap penanganan TB yang terpadu di tingkat daerah dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat perekonomian lokal, dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait