Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Jaga Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan bahwa penanggulangan tuberkulosis (TB) harus dilihat tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga dampaknya pada produktivitas masyarakat dan ketahanan ekonomi keluarga. Dalam kunjungan kerjanya ke RSUD dr. Soekardjo di Tasikmalaya, ia menyatakan bahwa pelayanan bagi warga terduga TB merupakan kewajiban Pemda sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan.
Sayangnya, cakupan Kelurahan Siaga TB di Kota Tasikmalaya baru mencapai 49 persen, setara dengan 34 dari total 70 kelurahan. Wiyagus mendorong peningkatan cakupan hingga seluruh kelurahan dapat dilayani, terutama melalui optimalisasi anggaran untuk penemuan kasus aktif.
Durasi pengobatan TB yang berlangsung tiga hingga enam bulan berpotensi mengganggu produktivitas pasien, terutama jika kepala keluarga terpaksa berhenti bekerja. Hal ini langsung mempengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga. Wiyagus berharap penanganan TB yang terpadu di tingkat daerah dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat perekonomian lokal, dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.09
Tak Cuma Kesehatan, Wamendagri Sebut Penanganan TB untuk Jaga Produktivitas
Berita terkait
Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB demi Produktivitas
kumparan · 17 September 2026 pukul 12.00
Setop Andalkan Buruh Murah dan SDA, Bappenas Rombak Strategi Ekonomi
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 12.30
Muzani: Program MBG Terobosan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.47
Kisah Pandu, dari Jualan Roti Sambil Kuliah hingga Jadi Lulusan Terbaik IPB
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 16.01