Tak Cuma Turunkan Berat Badan, Intermittent Fasting Baik untuk Otak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Intermittent fasting atau pola makan dengan membatasi waktu makan selama periode tertentu tidak hanya membantu turunkan berat badan tetapi juga memberi manfaat bagi kesehatan otak. Pola 16:8 yang berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela 8 jam dapat mengatur kadar gula darah serta meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan membatasi jumlah kalori dalam jendela makan, pola ini berpotensi mengontrol gula darah dan menurunkan peradangan pada otak (neuroinflammation). Selain itu, pola makan yang konsisten pada siang hari membantu menyelaraskan jam metabolisme tubuh dengan ritme sirkadian yang mengatur siklus tidur.
Bagikan
Berita terkait
13 Dampak Tubuh Jarang Terkena Sinar Matahari
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.45
Konsumsi Gula Berlebih Tingkatkan Risiko Demensia pada Lansia
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.45
Jam Tidur Terbaik Malam Hari untuk Menjaga Energi dan Kebugaran Tubuh
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.13
10 Kebiasaan Buruk Pemicu Stroke, Ini Cara Mencegahnya!
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.01