Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Konsumsi Gula Berlebih Tingkatkan Risiko Demensia pada Lansia

Konsumsi gula berlebih, khususnya fruktosa dan sukrosa, dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia pada lansia. Studi jangka panjang yang dipublikasikan di PubMed menunjukkan partisipan dengan konsumsi gula tertinggi memiliki risiko dua kali lipat lebih besar mengalami demensia dibanding kelompok terendah. Risiko ini tetap signifikan setelah mempertimbangkan faktor seperti usia, aktivitas fisik, dan genetik. Konsumsi tinggi fruktosa justru meningkatkan risiko hingga 2,8 kali, sementara sukrosa meningkatkan 1,93 kali lipat. Gula berlebah dapat memicu resistensi insulin, peradangan kronis, dan penumpukan protein amyloid-beta yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer. Fluktuasi kadar gula darah pasca-makan juga berbahaya bagi pembuluh darah otak. Para ahli menyarankan pengurangan gula tambahan dan minuman manis, serta penerapan pola makan seimbang seperti Diet Mediterania atau MIND untuk menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif.

Berita terkait