Tak Erupsi Sejak Akhir Agustus 2026, Status Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Jadi Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 16 September 2026. Penurunan ini didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan kecenderungan menurunnya aktivitas vulkanik sejak pertengahan September 2026. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan bahwa penurunan status ini mencerminkan perkembangan yang ada hingga saat itu.
Beberapa indikator penurunan aktivitas meliputi berkurangnya aktivitas erupsi di permukaan, tidak tercatatnya gempa erupsi sejak awal September 2026, serta menurunnya kegempaan pada zona dangkal. Selain itu, tidak terpantau lagi pola inflasi melalui pengamatan deformasi menggunakan GNSS dan tiltmeter.
Gunung Lewotobi Laki-laki terakhir erupsi secara signifikan pada akhir Agustus 2026. Dengan penurunan status ini, warga sekitar dan pihak terkait diharapkan tetap waspada meskipun aktivitas gunung api telah menurun.
Bagikan
Berita terkait
Badan Geologi Catat 4 Kali Aktivitas Gempa di Anak Krakatau hingga Siang Tadi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.56
Warga Khawatir Warna Merah Peta SO2 Anak Krakatau, Ini Faktanya
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.22
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Status Tetap Siaga-Jauhi Lokasi Ini
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.07
Aktivitas Anak Krakatau Masih Tinggi, Erupsi Bisa Terjadi Sewaktu-waktu
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.09