Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Status Tetap Siaga-Jauhi Lokasi Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau erupsi kembali pada Selasa, 8 September 2026 pukul 11:34 WIB. Tim pengamata Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat kolom erupsi tidak teramati, namun terdeteksi pada seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 17 detik. Status G. Anak Krakatau tetap Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarat tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif. Badan Geologi menegaskan dimensi tubuh gunung yang terbentri kembali pasca erupsi 2018 masih kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan skala besar yang dapat memicu tsunami. Aktivitas gunung terus dipantau secara visual dan instrumental oleh PVMBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.09
Aktivitas Anak Krakatau Masih Tinggi, Erupsi Bisa Terjadi Sewaktu-waktu
JawaPos · 6 September 2026 pukul 12.15
Badan Geologi: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Picu Tsunami
kumparan · 7 September 2026 pukul 18.57
BMKG Pasang 20 Sensor Tsunami di Selat Sunda: Tak Ada Anomali Kenaikan Air
Detik.com · 7 September 2026 pukul 18.49
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
JawaPos · 6 September 2026 pukul 09.15
Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.25
Apakah Erupsi Gunung Anak Krakatau Mirip 2018? Ini Kata Badan Geologi
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.55
Erupsi Gunung Anak Krakatau Sebar Sulfur Dioksida/SO2, Berbahaya?
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.45