Tak Mau Tekor Dagang Lagi dengan Thailand, RI Mau Genjot Ekspor Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan Indonesia berupaya membalikkan posisi neraca perdagangan dengan Thailand dari defisit menuju surplus. Dalam lima tahun terakhir, ekspor Indonesia ke Thailand tumbuh rata-rata 3,7% per tahun, sementara impor dari Thailand mengalami penurunan sebesar 1,7%. Tren ini menunjukkan defisit perdagangan semakin membesar, sehingga pemerintah ingin mempercepat pertumbuhan ekspor untuk mencapai keseimbangan atau kelebihan. Untuk mendukung target ini, Kementerian Perdagangan akan memperkuat kerja sama melalui forum Joint Trade Commission (JTC) bersama pemerintah Thailand. Forum ini diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan pasar Thailand agar Indonesia dapat meningkatkan ekspor produk yang relevan dan diminati.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.01
Neraca Perdagangan Internasional di Kalsel Surplus Rp 80 Triliun
Berita terkait
Ekonom Ungkap 'Harta Karun' Ekspor RI Selain Nikel-CPO-Batu Bara
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.10
Kenaikan Harga Minyak Dunia Ikut Andil Picu Defisit Neraca Perdagangan
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.34
Neraca Perdagangan Indonesia Juni 2026 Defisit US$ 0,45 Miliar
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.10
Nilai ekspor perdagangan RI Januari-Juni capai 140,81 miliar dolar AS
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 13.16