Neraca Perdagangan Internasional di Kalsel Surplus Rp 80 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mencatat neraca perdagangan internasional provinsi ini mengalami surplus Rp80,04 triliun sepanjang Januari-Juni 2026. Angka ini meningkat 10,74 persen dibandingkan periode sama tahun 2025. Kepala BPS Kalsel Mukhamad Mukhanif menjelaskan surplus terjadi karena nilai ekspor masih lebih tinggi daripada impor, sehingga neraca perdagangan tetap positif.
Pada Juni 2026, surplus neraca perdagangan mencapai sekitar Rp15,61 triliun, naik 8,64 persen dibandingkan Mei 2026 yang sekitar Rp14,37 triliun. Peningkatan ini didorong ekspor yang naik menjadi sekitar Rp18,86 triliun, sedangkan impor turun menjadi sekitar Rp3,25 triliun. Secara tahunan, surplus Juni 2026 meningkat 57,80 persen dibandingkan Juni 2025 yang sekitar Rp9,89 triliun. Kenaikan ekspor dari Rp13,06 triliun menjadi Rp18,86 triliun menjadi pendorong utama, sementara impor hanya naik tipis dari Rp3,17 triliun menjadi Rp3,25 triliun.
Sepanjang semester I-2026, surplus meningkat dari sekitar Rp72,28 triliun pada Juni 2025 menjadi Rp80,04 triliun. Dengan demikian, pertumbuhan surplus terutama ditopang oleh peningkatan ekspor, bukan penurunan impor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 13.16
Nilai ekspor perdagangan RI Januari-Juni capai 140,81 miliar dolar AS
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.38
Neraca Dagang RI Kembali Defisit US$450 Juta pada Juni 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.25
Surplus Dagang RI Tembus Rp 64,4 Triliun Hingga Juni 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.10
Neraca Perdagangan Indonesia Juni 2026 Defisit US$ 0,45 Miliar
Berita terkait
Nilai Ekspor di Kalsel Tembus Rp 98,20 T pada Semester I 2026
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 02.20
Mendag Optimistis Neraca Perdagangan Membaik
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.53
Ekonom Ungkap 'Harta Karun' Ekspor RI Selain Nikel-CPO-Batu Bara
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.10
Kenaikan Harga Minyak Dunia Ikut Andil Picu Defisit Neraca Perdagangan
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.34